Wawancara kerja merupakan salah satu tahapan yang harus anda lewati saat akan melamar pekerjaan pada perusahaan tertentu. Momen ini tentunya membuat banyak orang merasa deg-degan, bukan? Bagaimana tidak, anda akan berhadapan dengan HRD berpengalaman yang siap menanyai anda dengan pertanyaan wawancara kerja yang mungkin saja bersifat jebakan, nih, sahabat MySkill!

Akan tetapi, apakah sahabat MySkill sudah mengetahui pertanyaan-pertanyaan jebakan tersebut? Jika belum, perlu disiapkan dari sekarang ya, agar anda dapat lancar menjalani wawancara kerja. Jangan khawatir, berikut kami sajikan beberapa pertanyaan jebakan HRD saat wawancara kerja. Yuk, kita simak sama-sama!

1. Coba Perkenalkan Diri Kamu pada Kesempatan Wawancara Kerja

Perkenalkan diri sebaik mungkin di pertanyaan interview kerja ini
Perkenalkan diri anda dengan cara yang sopan, ya!

Soal ini biasanya menjadi pembuka saat wawancara kerja, tujuannya juga sudah jelas agar anda dapat menjabarkan diri anda secara profesional serta tidak melebar ke ranah pribadi. Banyak sekali yang terkecoh dengan pertanyaan tentang menjelaskan diri ini serta ada juga yang malah memberikan penjelasan mengenai topik yang tidak relevan dengan kebutuhan HRD.

Berbeda halnya ketika anda memang memiliki pertanyaan spesifik dari HRD nih, sahabat MySkill. Biasanya pelamar kerja malah menceritakan orang tua, saudara, masalah keluarga, serta lain sebagainya. Jadi, pada intinya jangan memberikan statment yang tidak perlu agar meminimalisir asumsi bahwa kita tidak memiliki cerita penting yang lain.

2. Sebutkan Kekurangan yang Terdapat pada Diri Kamu

Pada pertanyaan interview kerja ini, berusaha untuk jujur dan tulus
Lebih baik lagi kalau mengatakan kekurangan serta solusi menanganinya

Dalam memilih pertanyaan terkait kekurangan yang ada pada diri anda, sebaiknya lebih pahami lagi bagaimana diri anda, karena jika anda sendiri bingung, HRD yang bertugas mewawancarai akan lebih bingung lagi. Kadang kali banyak orang menganggap hal ini sepele serta justru menjelaskan secara gamblang seluruh kekurangan diri yang ada.

Terlebih lagi, kalau anda menjelaskan kekurangan itu tanpa adanya solusi untuk menanganinya. Kesan yang akan muncul adalah anda tidak sanggup mengantisipasi kekurangan dirimu, serta ada kemungkinan HRD menilai anda hanya asal melamar pekerjaan saja.

3. Apa Dalih Kamu Memilih Perusahaan Kami di Wawancara Kerja

Tentukan tujuanmu dan jelaskan pengetahuanmu tentang perusahaan
Tetapkan tujuan anda terlebih dahulu

Baca jugaIkuti Tips Saat Interview Ini agar Tampil Stand Out

Bagi sahabat MySkill yang pernah melakukan wawancara kerja pasti pernah dong, memiliki pertanyaan ini. Maksud serta tujuannya ialah pihak perusahaan mau mengetahui pengetahuan anda tentang perusahaan, antusias kerja, serta pihak perusahaan juga berusaha untuk melihat apakah karakteristik kita sudah cocok dengan perusahaan.

Hindari jawaban seadanya, coba untuk melakukan riset kecil-kecilan, seperti mencari latar belakang profil perusahaan. Berikan juga jawaban lain seperti menyebutkan kecocokan antara ardour kita dengan pekerjaan yang dilamar.

4. Akan Jadi Apa Kamu 5 Tahun ke Ambang

Pertanyaan interview kerja ini perlu dijawab sesuai dengan tujuan karir
Ingin jadi apa anda dalam 5 tahun lagi?

Jika mendapat pertanyaan rencana 5 tahun kedepan, kira-kira jawaban yang tepat gimana, ya? Nan dapat jawab pertanyaan ini, ya, diri anda sendiri nih, sahabat MySkill. Akan tetapi, pikirkan secara matang terlebih dahulu. HRD bertanya seperti ini bukan tanpa sebab. Biasanya dia mau mengetahui apakah anda termasuk orang yang visioner atau tidak.

Bagaimana jadinya kalau kita tidak dapat merencanakan masa depan anda sendiri? Itu akan berimbas pada asumsi dasar HRD yakni apabila pelamar tidak dapat menentukan tujuan hidupnya sendiri, pelamar pasti tidak dapat menentukan tujuan dari mission perusahaan.

5. Berapa Gaji yang Kamu Inginkan

Jawab sejujurnya dan sesuai kemampuan
Sesuaikan dengan kemampuan yang ada pada diri anda juga

Hayo, bingung nggak nih, kalau ditanya pertanyaan ini? Memang serba salah ya untuk memilih salah satu pertanyaan wawancara kerja ini. Apabila anda merasa mempunyai worth, biasanya perusahaan juga akan melakukan negosiasi gaji. Sebelum itu, tentukan terlebih dahulu sebenarnya untuk apa anda bekerja atau pastikan dulu tujuan anda.

Logikanya seperti ini, kalau anda memiliki tanggungan memberikan nafkah untuk keperluan rumah tangga, maka tujuan anda bekerja ialah mencari rezeki guna memenuhi kewajiban tersebut. Berbeda lagi dengan seseorang yang hanya mau mencari pengalaman lebih. Jadi, negosiasinya pun berbeda.

6. Kontribusi Apa yang Akan Kamu Berikan pada Perusahaan Kami

Pertanyaan interview kerja ini tujuannya untuk melihat nilaimu untuk perusahaan
Tunjukkan bahwa kita mempunyai tujuan yang sama dengan perusahaan

Biasanya, HRD mengajukan pertanyaan menjebak seperti ini saat mendekati akhir wawancara. Tujuannya apa? Tak lain serta tidak bukan, yakni mau tahu nilai diri anda yang dapat berguna bagi perusahaan. Oleh karena itu, pastikan anda sudah mengetahui apa nilai diri yang mau ditawarkan kepada perusahaan.

Lebih baik lagi menjelaskan tujuan anda yang sejalan dengan tujuan perusahaan. Dengan itu, HRD dapat melihat keyakinan serta keseriusan dalam diri sahabat MySkill dalam melamar pekerjaan. Nah, nggak ketinggalan juga beritahu pengalaman anda sebelumnya itu dapat memberikan pengaruh.

7. Kenapa Kami Harus Menerima Kamu pada Wawancara Kerja Kali Ini

Pengalamanmu merupakan nilai tambah untuk perusahaan
Yakinkan HRD dengan pengalaman kerja yang sudah ada

Baca jugaHal Sepele Penyebab Gagal Interview Kerja

Perusahaan mau tahu apakah kualifikasi anda cocok dengan yang mereka butuhkan, sehingga memberikan kesempatan pada anda untuk menunjukkan kemampuan mempromosikan diri. Misal anda telah menunjukkan expertise serta pengalaman bekerja sebelumnya itu dapat memberikan profit pada perusahaan.

Selain itu, anda juga dapat menambahkan cerita bagaimana nanti akan menggunakan expertise tersebut ketika sudah diterima bekerja. Fokuslah pada apa yang anda dapat berikan pada perusahaan serta persiapkan dengan matang jawabannya agar tampak lebih meyakinkan.

8. Apakah Terdapat Soal

Sebisanya bertanya minimal satu pertanyaan
Setidaknya ada satu hal yang anda tanyakan

Soal jebakan ini muncul pada akhir wawancara serta istilahnya adalah pertanyaan pamungkas dari HRD untuk pelamar. Wah, gimana ya jika dari anda benar-benar tidak mempunyai pertanyaan untuk diajukan? Eits, jika dapat tetap bertanya nih, karena ini menunjukkan seberapa tertariknya kita dengan perusahaan.

Jika anda tertarik terhadap suatu perusahaan, tentunya anda akan mencari tahu bukan, entah itu ke laman media sosialnya atau web site resminya. Tak seluruh data ada di web site resmi, sehingga penting bagi anda untuk menanyakannya pada wawancara kerja.

Itu tadi beberapa pertanyaan HRD saat wawancara kerja yang perlu anda siapkan dengan baik, nih, sahabat MySkill. Sudah tahu cara menjawabnya? Coba tuliskan pengalaman wawancara kalian di kolom komentar, ya!